Memasuki kota surabaya di akhir tahun 2014, jalanan di Surabaya terasa menyenangkan. Jauh dari kata macet. Tapi setelah berjalan sekitar 12 tahun keadaan sungguh telah berubah.
Berikut ini adalah jalur macet di Surabaya yang membuat saya jengkel.
1. Pertigaan Kedurus
Pertigaan ini adalah pertemuan dari jalan Mastrip dan Jalan Babatan Wiyung. Waktu yang sering terjadi kemacetan adalah ketika pagi (waktunga berangkat kerja) dan pulang (ketika pulang kerja) serta siang s.d sore ketika truk-truk besar sudah mulai diperbolehkan melewati jalur ini. Perlu diketahui bahwa truk0truk besar dilaranng melintasi jalur kota dari pukul 06.00 s.d 08.00 dan 16.00 s.d 19.00.
Solusi atas kemacetan ini akan sulit dicapai karena memang tidak ada jalan akses lain serta ruang yang terbatas di sekitaran jalan ini. Mungkin perlu diberlakukan three in one ( gak mungkin lah).
2 Sekitaran Rolak
Daerah belokan jembatan rolah adalah biang macet dari segala penjuri di daerah sekitaran ini. baik dari arah sepanjang maupun dari arah joyoboyo, bahkan dari arah ketintang dan jambangan.
Solusinya adalah dengan membuat/ mengatur jalan sesuai dengan kebutuhan dengan memnfaatkan jalan bantu disekitaran daerah ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar