Rabu, 02 Februari 2022
Berkunjung ke Seaword Ancol
Bagi kalian yang belum pernah ke Ancol atau pengen pergi ke ancol tetapi bingung urutannya, berikut ini adalah pengalaman kami pergi ke ancol. Ini adalah pengalaman kedua kami main ke ancol. Untuk dapat ke ancol, kita bisa lewat tol dan turun di exit ancol dan hanya perlu belok satu atau dua kali maka kita akan sampai ke pintu gerbang ancol.
Yang pertama diperlukan ketika kita akan berkunjung ke ancol
adalah tiket masuk lokasi dan wahana tujuan kita. Tiket dapat dipesan di www.ancol.com. Pada kesempatan kali ini tujuan
kami adalah seaword dan gelanggang samudra. Sesampainya kita ke tempat parkir
kita akan jalan menusuri jalan sekitar 200-300 meter menuju gedung aquarium
raksasa tersebut.
Ketika akan masuk kita akan disuruh untuk men scan tiket
yang telah kita miliki. Begitu masuk kita langsung berada di ruang utama yang
terdiri dari beberapa/banyak aquarium kecil yang berisi beraneka ragam aneka
satwa laut.
Dalam ruangan tersebut terdapat sedikit sekat bahkan banyak sekat
dengan memanfaatkan penempatan aquarium yang besar ataupun kecil. Terdapat
aquarium yang super besar yang merupakan aquarium utama yang sering kita lihat
di beberapa foto orang yang berkunjung ke seaword. Aquarium super besar ini
terdapat lorong sehingga kita bisa melihat seolah-olah kita berada di dalam
aquarium tersebut. Sebenernya aquarium ini jika dilihat dari atas/ lantai dua
juga terlihat biasa biasa saja. FYI, dalam ruangan ini terdapat tangga ke
lorong atas aquarium besar ini.
Makan Siang di Joglo Kumpul Kumpul Mijen Semarang Sambil menikmati pemandangan
Suasana pedesaan jelas terasa di tempat makan ini. Tempat makan ini menawarkan pemandangan dari atas bukit di wilayah semarang bagian selatan tepatnya yaitu di Jl. Raya Jatikalangan, Cangkiran, Kec. Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. Nama tempat ini adalah Joglo Kumpul Kumpul.
Pada hari Selasa tanggal 18 Januari 2022 saya beserta
keluarga yang terdiri dari Saya, Istri, Rania (Anak Mbarep), Rajata (Anak
tengah), Fania (Anak Ragil) berserta Ibu Mertua juga dua ponakan kami Kinan dan
Kiran dibersekempatan mengunjungi tempat ini.
Tempat ini bisa ditempuh selama kurang lebih 10 s.d 15 menit
dari Pasar Mijen. Jalan yang sudah halus dan suasana jalan raya yang tidak
begitu ramai membuat perjalanan tidak terasa jauh.
Kondisi parkir lumayan luas serta meja makan dan gazebo juga
lumayan banyak sehingga sangat cocok untuk makan bersama dengan rekan kerja
atau acara yang melibatkan banyak orang. Penyajian menggunakan sistem semi
prasmanan, dimana pembeli tinggal menunjukan jenik olahan masakan yag dipilih
kemudian langsung menuju kasir untuk melakukan pembayaran.
Waktu itu menu yang saya pilih adalah Semur daging, oseng
daun singkong, kering tempe dan dadar jagung. Bagi saya makasan disini taste
nya lumayan serba manis sebagaimana ciri khas masakan jawa tengah. Bagi orang
luar jawa tengah saya rasa akan kurang cocok dengan masakan disini. Masalah
harga saya kurang tau, karena waktu itu sang istri yang bayar, hehe.
Point plus dari tempat ini adalah lokasinya yang berada di
sebelah jalan raya, tempat nya yang luas serta pemandangan dan spot untuk foto
yang sangat bagus. Terdapat beberapa Gazebo kecil yang dipisahkan oleh sungai
buatan dan juga jembatannya, serta rumah jawa kuno yang disebut dengan joglo.
Joglo disini merupakan jogjo utama serta beberapa rumah joglo kecil yang bisa
dipakai jika kondisi joglo utama penuh.
Overall kami puas berkunjung kesini menikmati makanan dan
pemandangan ciptaan Alloh yang luar biasa.
Berlibur ke Dusun Semilir Semarang Jawa Tengah
Awal tahun ini kami sekeluarga menyempatkan diri serta
memaksakan diri untuk cuti. Cuti kali ini serba dadakan, tanpa rencana
sebelumnya mengingat waktu itu adalah waktu yang tepat dikarenakan bertepatan
dengan liburan anak sekolah. Destinasi dan agenda kegiatan selama cuti pun kita
susun secara mendadak.
Kita memutuskan untuk berkunjung sekalian berlibur ke Rumah
Ibu Mertua di Semarang tepatnya di kecamatan Mijen (dekat Pasar Mijen).
Agenda lokasi wisata yang kami pilih pertama adalah Dusun Semilir. Dusun Semilir terletak di Jl. Soekarno - Hatta No.49, Ngemple, Bawen, Ngemplak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah atau sekitar 1 jam dari daerah Mijen. Dalam menuju ke sana kami melewati jalan berliku dan naik turun di daerah gunung pati. Sebenarnya jika kami memilih lewat jalur tol jalanan tidak akan berliku karena tempat ini sejatinya berada di tepi jalan raya utama semarang salatiga.
Sesampainya ditempat ini
kami diharuskan membeli tiket masuk. Tiket bisa dipilih seuai kebutuhan. Ada
yang hanya tiket masuk yang besarnya senilai Rp25.000,00 atau tiket terusan
yang bernilai variatif sekitar mulai Rp.45.000,00 s.d Rp120.000,00. Kali ini
saya berkunjung bersama istri, Anak ( Rania, Rajata dan Fania) serta duo
ponakan Kinan dan Kiran.
Setelah memasuki kawasan
kami langsung disuguhkan banyak toko cendera mata selayaknya di mall. Tempat
ini terdiri dari indoor dan outdoor. Untuk kawasan indoor, bangunan dibuat
artistic menyerupai stupa atau kukusan bambu. Didalam bangunan ini terdapat
semacam lorong yang menghubungkan berbagai wahana serta terdapat foodcourt yang
cukup luas.
Pihak pengelola menyediakan
sebuah kartu bayar yang bisa diisi ulang yang dapat digunakan untuk transkasi
pembayaran seperti makanan serta wahana. Makanan disini cukup variatif dengan
harga yang standar untuk tempat wisata.
Wahana dan spot yang paling
diminati disini adalah seluncuran dari atas menara, mobil kereta keliling, naik
kuda, naik gondola, naik perahu, kebun binatang mini dan lain lain.
Disini terdapat banyak spot
foto yang bisa kita eksplor, mulai dari indoor dan outdoornya. Ketika datang ke
tempat ini adakalanya diperhatikan untuk memilih hari yang seyogyanya tidak
ujan, karena mayoritas wahana dan spot foto adalah di wilayah outdoor.
Sekian selamat berkunjung